.......
Malam, selamat 02.34..
No, Dragonforce bukan lagu yang tepat untuk saat-saat ini. Next.
Under Pressure? Ahhh yes, what a throwback.
Oke mari kita buka. Selamat datang kembali Kevin di blog yang... bahkan sawang yang ada dipojok sana, iya pojok itu yang kayaknya udah sejak kelas 10 dulu ada, sekarang nambah, dan tuh liat, sepertinya mengeras....
Sawang Permanen.
No matters. haha. Selamat, sawang yang sudah telah hidup lebih dari 5 tahun. Anda resmi sebagai objek wisata baru di blog ini. Anda diresmikan sebagai cagar budaya Katakan Hai Second Edition.
THISSSS IS OURSELLLFFF
Thanks Bowie...
Merasa aneh dengan konten yang anda baca hari ini? Liat judulnya.
Yes, hari ini saya akan memperkenalkan thread baru di dunia Katakan Hai. #RandomTime. Garis besar kontennya? Mudah. Random. Raaaannnndddoooommmmm thought yang keluar di kepala Mohammad Kevin Ahimsa di malam hari dengan rentang waktu pukul 02.00 hingga 04.00. Jadi bagi anda yang mengharapkan konten yang edukatif, mythical, funny, or... else, here's what I can say. You definitely, MIGHT get what you want in this thread, but please don't expect too much on it. 'kay? Good. Karena jika anda termasuk orang-orang yang kadang, sering, atau sadar bahwa anda berada dalam kondisi mental yang random, percayalah. Banyak hal yang kadang bisa secara sadar (atau tidak, atau tidak sadar bahwa anda sadar) anda lakukan. Contoh, ya ini. Yakin, tadi niat buka WhiteMintSr itu mau main, atau nonton. Tadi nonton udah sih, Kingsman. Gonna tell you guys, If you wanna enrich your vocabulary on BEAUTIFUL CLASSY BRITISH SWEARWORDS while enjoying a new level of those Bond film and having SLJ as an "Damn-You're-The-Antagonist-?-Boy-Give-Me-A-Break" antagonist, then hunt this movie for sure, you cheeky...
02.51
Killer Queen is on...
Sekarang yang perlu diperhatikan adalah perbedaan konten dengan thread Some Thoughts. Lucunya, dari waktu pembuatan cenderung berada di waktu pembuatan yang sama. Dan kalau diperhatikan (nantinya) juga akan keliatan, genre dari kontennya. Iya, sama-sama random. Hanya saja, coba jelaskan,
Random seperti apa yang anda inginkan?
Sebentar
Pertanyaan diatas sepertinya catchy sekali. Cobalah perhatikan lagi...
"RANDOM" seperti apa yang anda "INGINKAN"?
Eh bener lho, Kita manusia bagaimana kita bisa menginginkan suatu hasil dari kerandoman. Bagaimana kita mengatur sistem dari sistem yang random. Bukankah sistem random itu random, dan random itu, gampangnya, jika kita terjemahkan berarti tidak pasti, acak. Nah, sistem random berarti hasilnya apa? Random. Acak, Tidak Pasti. Lalu bagaimana anda bisa "Menginginkan"?
Tapi tunggu, Apa hasil dari sistem random akan selalu acak?
Bagaimana dengan istilah Prediksi, Probabilitas, Kemungkinan?
Ini sedikit VSauce untuk anda. Saya sering referensi ke sini masalah kerandoman
03.16
Sorry, had to re-watch the video. Gonna love the closing sentence.
Baik. mumpung belum jam 4. kita lanjut randomannya.
Dari Ask.fm
Yep, no broken bones, Alhamdulillah. Funnily, a dislocation. Lengkapnya, Patella Dislocation.
BOTH, OF THEM,
Wanna stick on it?
Ahh... Even Rats. Such sweet song
Okay, let's stick. Yes I do have ever dislocated both of my patellas. Patella itu tempurung lutut. Dua-duanya sudah. Diawali dari patella kiri. Dislokasi terlama dan terbrutal secara visual yang pernah terjadi. Namun kerennya, jadi tempurung lutut terkuat yang bertahan hingga sekarang. How? Latian rutin Kempo ketiga, atau dua. Intinya awal-awal. Ikut drilling embu bareng yang diatas, Padahal basic masih teramat basic. At the moment kaki tumpuan terkuat masih kanan. Suatu saat ada moment harus nendang dengan kaki kanan. Tempo gerakan lumayan cepet, pengetahuan juga masih belum banyak, pas momennya ceritanya tumpuan beratnya salah. Jatuh turun, bukan yang tipe 'gedebuk' gitu. Agak nyeri, toh ngerubungin yang lain. Hehe, punchlinenya gini. Pas aku ngeraba lutut kiri, pfffttt I was like, "DAMN SOMETHING VACANT HERE". Yep, it's just gone. Ternyata udah pindah makin ke kiri. Njir. NJIR! AW! Terus Senpai (baca : gampangnya guru, atau kakak tingkat yang lebih tinggi tingkatnya. Bukan yang gituan.) forcely "Return it where it belong". Latian lanjut dengan saya nunggu dipojokan. Terus pulang. Simple route, painful route.
Dua hal yang diperhatikan pada masa tersebut adalah ini. Pertama, cedera yang berhubungan dengan otot yang terkontraksi lebih yang tidak menyebabkan otot putus akan menyebabkan otot menjadi swelling sesaat setelah otot kembali ke posisi semula. Sesaat itu bisa, 15 menit, 30 menit, or else. Setelah itu, boom, Trust me, swelling muscle is the least thing you want to happen to your muscle. Yep bengkak. YEP, HURTS A LOT, HURTFUL. Waktu sebelum hal itu terjadi, yakin it's not as hurtful as it is, LATER. Which is lead to second thing. Kedua, pulang pada masa tersebut berarti harus naik bus dari sekolah ke rumah dengan waktu satu jam perjalanan, turun bus, nyari ojek, dan baru nyampe rumah. Plus minus 100 menit. Yakin, nyari bus sama naik bus itu berasa agak, agak normal. Selebihnya, when the timebomb loses it's time, it goes BOMB.
Painful travel. Cuman penyembuhannya cepat, cuman balsem balsem balsem, tidak melakukan hal yang aneh aneh selama beberapa saat. 3 hari sakitnya hilang. Padahal ya... itu, tempurungnya 'ilang'. Beda sama yang kanan...
Yang kanan? Percayalah, sampai sekarang aku yakin ini belum 100% recovered. Let say 70% lah. Dan percayalah lagi, moment terjadinya nggak sampai 'ilang'. Cuman dislok sepersekian detik terus mbalik lagi. Cepat, automatically returns, but bigger force, obviously. Bahkan sampai terjadi 2 kali dalam rentang... katakan 9 bulan. Pertama di kelas 10 akhir. Baseball, base running, sok-sokan lompat buat nginjek base, pas landing eeeehhh.... 'gedebuk', ehhhh kok sakit....
Menggunakan metode penyembuhan yang sama. Sayangnya, saya ngerasa beda untuk yang ini. Sejak saat itu, patella kanan sering dislok sendiri. Contoh, duduk di lantai tiba-tiba berdiri, tiba-tiba 'klek' rrrrrrrr aw. Jongkok, terus berdiri (biasanya abis boker) 'klek'. Gitu tu, sampai kira-kira 9 bulan itu (kayak ngandung yak? njir). Kondisi ini sudah jadi ignorable noise. Kejadian kedua, tipikal, lompat jauh. Bisa ditebak skenarionya? Yep. Run, Jump, Landing with excessive force, bigger 'klek', much pain. After effect kejadian kedua lebih parah. Sampe dibawa ke tukang pijet karena kaki kanan hampir gak bisa digerakin (kalo digerakin teramat sakit, muscle swelling), dan pertama kalinya memakai crutch (kruk, itu lho penyangga kaki) ke sekolah... What a day, what a moment.
And what a DISABILITY. To be honest, I don't want it goes anymore. Pernah ada yang bilang, kalo suatu sendi udah pernah dislokasi (apalagi lebih dari sekali) maka tempurung penyangga tulang sendinya sudah rusak. Artinya, kemungkinan terjadi dislokasi lagi akan mungkin terjadi hanya dengan gaya yang sedikit lebih rendah dari gaya yang diperlukan sebelumnya untuk terjadi dislokasi. Which this explain a lot of question, you stick? I do still, wanna run, hehe.
04.06. Aih...
What a time to be a newbie writer...
Fyuuuhh...
And as always, thanks for reading.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar